Litbang Kompas: Hanya 54,9 Persen Pemilih Caleg PDIP Mencoblos Pasangan Ganjar-Mahfud

Kader PDI Perjuangan ternyata tak sepenuhnya menerima figur Ganjar Pranowo-Mahfud MD menjadi pasangan Capres-Cawapres 2024.

Menurut Litbang Kompas, hanya sekitar separuh dari pemilih PDI Perjuangan mencoblos pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 yang diusung PDI-P, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Hal Ini merujuk pada hasil analisis terhadap survei pascapencoblosan yang dilakukan Litbang Kompas pada Rabu, 14 Februari 2024.

Dikutip dari Kompas.id, sebanyak 54,9 persen pemilih PDI-P mencoblos pasangan Ganjar-Mahfud.

“Kondisi ini bisa dibaca bahwa figur Ganjar-Mahfud belum sepenuhnya diterima oleh PDI-P,” demikian dituliskan oleh Peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu, dalam Kompas.id, yang dikutip pada Jumat (16/2/2024).

Menurut analisis Litbang Kompas, pengaruh Presiden Jokowi menjadi faktor yang sedikit banyak memecah dukungan pemilih PDIP yang cenderung mengikuti langkah politik Pesiden.

Sebagaimana temuan survei pascapencoblosan, faktor “Jokowi” terbukti turut menjadi penentu unggulnya pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang terekam dari hasil hitung cepat (quick count) Litbang Kompas.

Sementara, suara Prabowo-Gibran sendiri banyak disumbangkan oleh pemilih Gerindra, partai pimpinan Prabowo.

Sebanyak 87,6 persen pemilih Gerindra menjatuhkan pilihan ke Prabowo-Gibran pada hari pencoblosan, Rabu, 14 Februari 2024 lalu.

Di sisi lain, suara pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, sebagian besar berasal dari pemilih Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Angkanya mencapai 65,2 persen dari pemilih PKS yang menjatuhkan pilihan ke pasangan tersebut,” tulis Yohan.

Banyak pemilih caleg menjatuhkan pilihan berbeda dari capres-cawapres yang diusung partainya di pilpres 2024.

Anies-Muhaimin: 5,3 persen

Prabowo-Gibran: 34,7 persen

Ganjar-Mahfud: 54,9 persen

Tidak jawab: 5,1 persen

2. Partai Gerindra

Anies-Muhaimin: 7,1 persen

Prabowo-Gibran: 87,6 persen

Ganjar-Mahfud: 2,5 persen

Tidak jawab: 2,8 persen

3. Partai Golkar

Anies-Muhaimin: 17,9 persen

Prabowo-Gibran: 69,6 persen

Ganjar-Mahfud: 8,5 persen

Tidak jawab: 4,0 persen

Anies-Muhaimin: 36,6 persen

Prabowo-Gibran: 45,6 persen

Ganjar-Mahfud: 11,2 persen

Tidak jawab: 6,6 persen

Anies-Muhaimin: 20,2 persen

Prabowo-Gibran: 70,5 persen

Ganjar-Mahfud: 4,7 persen

Tidak jawab: 4,6 persen

Anies-Muhaimin: 65,2 persen

Prabowo-Gibran: 25,3 persen

Ganjar-Mahfud: 4,9 persen

Tidak jawab: 4,5 persen

Prabowo-Gibran: 38,7 persen

Ganjar-Mahfud: 8,6 persen

Tidak jawab: 3,5 persen

Anies-Muhaimin: 23,0 persen

Prabowo-Gibran: 64,6 persen

Ganjar-Mahfud: 7,8 persen

Tidak jawab: 4,6 persen

Anies-Muhaimin: 32,6 persen

Prabowo-Gibran: 47,0 persen

Ganjar-Mahfud: 17,7 persen

Tidak jawab: 2,7 persen

Adapun survei pascapencoblosan ini dilakukan Litbang Kompas melalui wawancara tatap muka pada 14 Februari 2024.

Sebanyak 7.863 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis proporsional bertingkat di 38 provinsi di Indoensia.

Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian +-1,11 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Meski demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi. Survei ini dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara).

Anies-Muhaimin: 49,2 persen

Prabowo-Gibran: 38,7 persen

Ganjar-Mahfud: 8,6 persen

Tidak jawab: 3,5 persen

Anies-Muhaimin: 23,0 persen

Prabowo-Gibran: 64,6 persen

Ganjar-Mahfud: 7,8 persen

Tidak jawab: 4,6 persen

Anies-Muhaimin: 32,6 persen

Prabowo-Gibran: 47,0 persen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*