Waspada! Bau Mulut Bisa Jadi Pertanda Komplikasi Penyakit Ini

Iliustrasi bau mulut. Freepik

Memiliki bau mulut dapat mengurangi rasa percaya diri dan bahkan berkontribusi terhadap depresi. Meski demikian, sejumlah kondisi bau mulut ternyata bisa menjadi pertanda penyakit tertentu.

Halitosis atau lebih dikenal sebagai bau mulut bisa menjadi pertanda gangguan kesehatan tertentu. Salah satunya dikaitkan dengan penyakit diabetes.

Apa yang menyebabkan bau mulut?

Mengutip diabetes.co.uk, ada banyak penyebab bau mulut, tetapi kondisi ini sering dikaitkan dengan pembuangan plak gigi yang buruk. Bakteri plak, yang hidup di sela-sela gigi dan di permukaan lidah, mencerna glukosa atau partikel makanan kemudian mengeluarkan gas berbau busuk.

Dalam kasus penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi meningkatkan kadar glukosa dalam air liur. Glukosa dalam air liur adalah makanan yang lezat untuk bakteri di mulut dan menyebabkan penumpukan plak gigi.

Jika plak tidak dihilangkan secara efektif, kerusakan gigi dan penyakit gusi dapat terjadi yang juga menyebabkan halitosis.

Napas berbau buah

Diabetes juga dapat menyebabkan ketoasidosis, yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh. Salah satu tanda khas dari kondisi ini adalah munculnya bau mulut yang beraroma buah. Jika tidak segera ditangani, ketoasidosis diabetik dapat berakibat fatal.

Jika menyadari bahwa Anda memiliki bau mulut, hal itu bisa jadi efek samping dari obat Anda. Sejumlah pasien melaporkan bau mulut akibat mengonsumsi metformin.

Cara terbaik untuk mencegah bau mulut adalah dengan cara menghilangkan plak di gigi. Pastikan Anda menyikat dan membersihkan sela-sela gigi setidaknya dua kali sehari dan mengunjungi dokter gigi secara teratur. Dokter gigi Anda akan dapat memeriksa bukti penyakit gusi, yang dapat menjadi sarang bakteri dan menyebabkan halitosis.

Mengontrol gula darah akan mengurangi kadar glukosa air liur dan membantu mencegah pertumbuhan bakteri di mulut.

Anda juga harus menjaga tubuh agar tetap terhidrasi untuk mengurangi mulut kering.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*